AKUNTANSI INTERNASIONAL: Manajemen Risiko Keuangan

Apa Pentingnya Manajemen Risiko Keuangan?
Manajemen resiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, suatu rangkaian aktifitas manusia termasuk penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.
Pentingnya manajemen risiko keuangan:
1.Pertumbuhan jasa manajemen risiko yang cepat menunjukan bahwa manajemen dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengendalikan risiko keuangan.
2. Adanya harapan besar dari investor pihak-pihak berkepentinganlainnya, agar manajer keuangan mampu mengidentifikasi dan mengelola risiko pasar yang dihadapi secara aktif.

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Analisis Laporan Keuangan Internasional

Tantangan dan Peluang dalam Analisis Lintas Negara
Sejumlah negara memiliki perbedaan yang sangat besar dalam praktik akuntansi, kualitas pengungkapan, sistem hukum dan undang-undang, sifat dan ruang lingkum risiko usaha, dan cara untuk menjalankan usaha. Perbedaan ini berarti alat-alat analisis yang sangat efektif di suatu wilayah menjadi kurang efektif diwilayah lain. Para analisis juga sering menghadapi tantangan besar untuk memperoleh informasi yang kredibel. Dikebanyakan pasar berkembang, para analisis keuangan sering memiliki tingkat keyakinan atau keandalan yang terbatas.
Analisis dan penilaian keungan internasional ditandai dengan banyaknya kontrakdisi. Disatu sisi, begitu cepatnya proses harmonisasi standar akuntansi telah mengarah pada semakin meningkatnya daya banding informasi keuangan diseluruh dunia. Analisis strategi bisnis merupakan langkah penting pertama dalam anaisis pelaporan keuangan. Analisis ini member pemahaman kualitatif atas perusahaan dan para pesaingnya terkait dengan lingkungan ekonominya. Dengan mengidentifikasi faktor pendorong laba dan risiko usaha utama, analisis strategi bisnis akan membantu para analisis untuk membuat peramalan yang realitis.
Globalisasi pasar modal, kemajuan dalam teknologi informasi dan kompetisi antar pemerintah nasional, bursa efek dan perusahaan-perusahaan untuk menarik investor, dan kegiatan perdagangan yanag meningkat masih terus berlanjut. Secara bersama-sama kekuatan ini memberikan insentif bagi perusahaan untuk memperbaiki pratik peaporan keuangan eksternl mereka.
Globalisasi dan perbaikan dalam akuntansi dan pengungkapan internasional yang masih berlanjut menguburkan perbedaan antara analisis keuangan lintas batas dan dalam suatu wilayah

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Harmonisasi Akuntansi dan Bagan Internasional

Harmonisasi Akuntannsi Internasional
Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompatibilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam. Harmonisasi akuntansi mencaku harmonisasi:
1.   Standar akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapan).
2.   Pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan public terkait dengan penawaaran surat berharga dan pencatatan pada burasa efek.
3.   Standar audit Survei Harmonisasi Internasional.

Harmonisasi Standar Akuntansi Internasional
Sejak tahun 1982, tujuan IASC telah berubah dari tujuannya yang semula untuk menyusun satu standar akuntansi yang seragam untuk semua negara menjadi suatu proses harmonisasi SAI. IASC mulai menyadari bahwa standarisasi merupakan usaha yang sulit. Oleh karena itu alternative lain adalah melakukan harmonisasi standar akuntansi internasional. Ada beberapa alasan yang diperlukan untuk melaksanakan harmonisasi, yaitu:
1.   Fakta bahwa beberapa negara telah memberikan kontribusi bagi pengembangan akuntansi, seperti USA.
2.   Peatnya pertumbuhan dan perdagangan ekonomi dunia dan banyanya perusahaan multinasional yang beroperasi dis uatu negara.
3.   Beberapa negara sudah mengadopsi SAI untuk memecahkan asalah akuntansi yang relevan bagi negaranya.
4.   Harmonisasi sangat bermanfaat bagi suatu negara.

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Akuntansi Perubahan Harga (Inflasi)

Pengertian Perubahan Harga
Perubahan harga umum
Suatu perubahan harga umum terjadi apabila secara rata-rata harga seluruh barang dan jasa dalam suatu perekonomian mengalami perubahan. Unit-unit moneter memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian daya beli. Kenaikan harga secara keseluruhan disebut inflasi (inflation), sedangkan penurunan harga disebut deflasi (deflation).
                                    
Perubahan harga spesifik
Perubahan harga spesifik mengacu pada perubahan dalam harga barang atau jasa tertentu yang disebabkan oleh perubahan dalam permintaan dan penawaran.

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Eksposur Dan Akuntansi Valuta Asing

Pengertian Eksposur
Eksposur adalah objek yang rentan terhadap resiko dan berdampak pada kinerja perusahaan apabila resiko yang diprediksikan benar-benar terjadi. Eksposur yang paling umum berkaitan dengan ukuran keuangan, misalnya harga saham, laba, pertumbuhan penjualan dan sebagainya.
Eksposur valuta asing adalah kepekaan perubahan dalam nilai riil aset, kewajiban atau pendapatan operasi yang dinyatakan dalam mata uang domestik terhadap perubahan kurs yang tak terantisipasi.

Aspek-Aspek Eksposur Valuta Asing
1. Ukuran kepekaan dari nilai mata uang domestik, artinya, eksposur merupakan gambaran dari tingkat atau derajat perubahan nilai suatu objek dalam mata uang asal karena perubahan kurs.
2.    Eksposur berhubungan dengan nilai mata uang domestik .
3.    Eksposur terdapat pada nilai sediaan (stock) dan aliran (flow).
4.    Eksposur hanya merujuk pada perubahan kurs yang tak terantisipasi.
5.   Perubahan kurs akan menimbulkan keuntungan atau kerugian atas aset, kewajiban atau pendapatan operasi.

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Konvergensi Akuntansi

Konvergensi merupakan penggabungan dua hal atau lebih, untuk bertemu dan bersatu dalam suatu titik. Konvergensi dalam standar akuntansi internasional (IFRS) berarti penggabungan atau pengintegrasian standar akuntansi yang ada di setiap negara untuk digunakan dan diarahkan ke dalam satu titik tujuan yaitu IFRS (International Financial Report Standart). IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh IASB (International Accounting Standard Board).

Konvergensi standar akuntansi dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu,
1.   harmonisasi (membuat standar sendiri yang tidak berkonflik dengan IFRS)
2.   adaptasi (membuat standar sendiri yang disesuaikan dengan IFRS)
3.   adopsi (mengambil langsung dari IFRS).
Indonesia memilih untuk melakukan adopsi. Namun bukan adopsi penuh, mengingat adanya perbedaan sifat bisnis dan regulasi di Indonesia. Oleh karena itu, saat ini Standar Akuntansi Keuangan milik Indonesia sebagian besar sudah sama dengan IFRS.

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Translasi Mata Uang Asing


Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.


Alasan Translasi Mata Uang Asing
1.   Mencatat transaksi mata uang asing.
2.   Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang.
3.   Berkomunikasi dengan peminat saham asing.